https://jesfa.umbulukumba.ac.id/index.php/jesfa/issue/feed Journal of Education Sciences: Fondation & Application 2026-05-01T23:41:10+07:00 Ilmar Andi Achmad, M.Pd ilmarandiachmad@umbulukumba.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jesfa:</strong> Jurnal Jesfa adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Nonformal, Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Jesfa merupakan singkatan dari Journal of Education Sciences: Fondation &amp; Application. Jurnal ini menjadi wadah publikasi karya ilmiah atau hasil penelitian maupun studi pustaka bagi para dosen, guru, mahasiswa, dan praktisi dalam bidang pendididikan dan aplikasinya serta bidang pendidikan nonformal/pendidikan masyarakat, pendidikan informal serta pendidikan anak usia dini. Jurnal Jesfa ini diterbitkan setiap bulan Maret/April dan November. <em><strong><a title="ISSN E 2963-0274" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2963-0274#" target="_blank" rel="noopener">ISSN E 2963-0274</a></strong></em></p> https://jesfa.umbulukumba.ac.id/index.php/jesfa/article/view/134 Digital Blue-Pedagogy: Rekonstruksi Model Andragogi Berbasis Cloud-Community untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kepulauan 2026-04-01T10:01:39+07:00 Frimha Purnamawati 198812132019032009@mail.unej.ac.id A. Hasdiansyah ahasdiansyah@gmail.com Ilmar Andi Achmad ilmar.andiachmad22@gmail.com Muhammad Athar Asmas atharasmas55@gmail.com Devi Candra Nindiya nindiyacandra@gmail.com Yuli Artati yuliakamah1972@gmail.com <p>Masyarakat kepulauan, khususnya di Pulau Liukang Loe, Bulukumba, menghadapi tantangan ganda: isolasi geografis dan keterbatasan akses pendidikan ekonomi formal. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model andragogi melalui pendekatan Digital Blue-Pedagogy berbasis cloud-community. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana integrasi platform digital berbasis komunitas dapat memediasi proses pembelajaran mandiri bagi masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi model andragogi yang mengintegrasikan kearifan lokal kelautan (blue knowledge) dengan teknologi cloud mampu meningkatkan literasi digital dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui digitalisasi pemasaran produk olahan laut dan jasa pariwisata. Model ini menawarkan kerangka kerja baru dalam Pendidikan Non-Formal (PNF) yang bersifat adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah kepulauan terluar.</p> 2026-03-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Journal of Education Sciences: Fondation & Application https://jesfa.umbulukumba.ac.id/index.php/jesfa/article/view/135 EFEKTIVITAS PROGRAM PENDIDIKAN LITERASI DALAM UPAYA PEMBERANTASAN BUTA HURUF DI KOTA PALOPO 2026-04-03T11:53:58+07:00 usman usman usmancamming@gmail.com Hasmawaty Hasmawaty hasmawaty@unm.ac.id Abriadi Abriadi abriadi@unm.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program literasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palopo dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis peserta. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain eksperimen kuasi, penelitian ini menganalisis perubahan kemampuan literasi peserta sebelum dan setelah mengikuti program literasi. Sampel penelitian terdiri dari 50 peserta yang terdaftar dalam program literasi, dan analisis data dilakukan menggunakan uji One-Sample t-test untuk menguji perbedaan antara nilai peserta dengan nilai yang diharapkan atau standar kemampuan literasi yang dianggap memadai. Program literasi yang diberikan mencakup keterampilan dasar membaca dan menulis, dengan durasi pelatihan selama tiga bulan. Pre-test dan post-test dilakukan dengan instrumen yang sama untuk mengukur perubahan kemampuan literasi peserta. Tes membaca mengukur pemahaman peserta terhadap teks, sedangkan tes menulis menilai kemampuan mereka dalam menyusun kalimat atau paragraf. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji One-Sample t-test untuk menguji apakah ada perubahan signifikan dalam kemampuan literasi peserta setelah mengikuti program literasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna mengenai efektivitas program literasi dalam meningkatkan keterampilan dasar membaca dan menulis, serta menjadi dasar bagi perbaikan dan pengembangan program literasi di masa yang akan datang. Kategori penilaian kemampuan literasi peserta menggunakan interval yang mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan, mulai dari sangat rendah hingga sangat tinggi, dengan nilai standar 75 sebagai batas kemampuan literasi yang memadai.</p> 2026-03-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Journal of Education Sciences: Fondation & Application https://jesfa.umbulukumba.ac.id/index.php/jesfa/article/view/136 Systematic Literature Reviewkewirausahaan Ekonomi Hijau Implikasi Implementasi, Dan Tantangan Pembelajaran 2026-05-01T23:41:10+07:00 Usman usman usmancamming@gmail.com Arie Martuty ariemartuty@unismuh.ac.id Ramlah Yusran ramlahyusran@unm.ac.id Muhammad Yusri Bachtiar m.yusri@unm.ac.id Sahrul Syawal Sahrul.syawal@unm.ac.id <p><strong>Tujuan penelitian</strong> untuk mengeksplorasi peran kewirausahaan ekonomi hijau dalam mendorong keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini juga mengkaji implikasi teoretis dan praktis dari kewirausahaan hijau, serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan keberlanjutan. <strong>Desain Metodologi</strong> menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2023 hingga 2025 dalam basis data Scopus. Studi ini melibatkan 96 artikel yang relevan, dievaluasi berdasarkan kata kunci yang berhubungan dengan kewirausahaan ekonomi hijau dan keberlanjutan. <strong>Temuan</strong> hasil analisis menunjukkan bahwa kewirausahaan ekonomi hijau berkontribusi signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, melalui praktik berkelanjutan seperti manajemen rantai pasokan hijau dan inovasi produk ramah lingkungan. Namun, tantangan utama dalam implementasinya meliputi kesenjangan dalam pendidikan kewirausahaan yang berfokus pada keberlanjutan, kurangnya pengetahuan di kalangan wirausahawan, serta hambatan dalam regulasi dan pendanaan. Selain itu, SLR menunjukkan bahwa kolaborasi antar sektor dan kebijakan yang mendukung sangat penting untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Implikasi/limitasi penelitian ini memberikan wawasan tentang kontribusi kewirausahaan hijau terhadap SDGs. Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan artikel yang hanya mencakup periode 2023–2025 dan ketergantungan pada literatur yang terindeks di Scopus. Implikasi praktis hasil penelitian ini menyarankan pembuat kebijakan dan praktisi untuk mengembangkan kurikulum kewirausahaan hijau yang lebih komprehensif dan memperkuat kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah untuk mendukung inovasi hijau dan kebijakan yang mendorong adopsi praktik hijau</p> 2026-03-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Journal of Education Sciences: Fondation & Application