Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Melalui Program Peremajaan Tanaman Jahe Merah

Penulis

  • Muhammad Athar Asmas Program Studi Pendidikan Nonformal, Universitas Muhammadiyah Bulukumba
  • Muliadi Program Studi Pendidikan Nonformal, Universitas Muhammadiyah Bulukumba

DOI:

https://doi.org/10.161985/jesfa.v2i2.69

Kata Kunci:

Pemberdayaan, Kelompok Tani, Peremajaan Tanaman Jahe Merah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan petani melalui program peremajaan tanaman jahe merah di desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, subjek yang diambil yaitu sebanyak 3 orang (1 orang ketua kelompok tani dan 2 orang petani jahe merah). Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan petani jahe merah di desa Benteng Malewang yaitu melalui program peremajaan tanaman jahe merah, karena tanaman jahe merah di desa Benteng Malewang seringkali didapati rusak yang membuat produktivitasnya menjadi rendah. Program ini dilaksanakan oleh kelompok tani desa Benteng Malewang dan oleh pemerintah dalam penyediaan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) untuk memberikan penyuluhan dan praktik dengan memberi fasilitas serta ilmu mengenai peremajaan tanaman jahe merah yang tentunya berpengaruh pada peningkatan produktivitas tanaman jahe merah, serta pemerintah memberi bantuan berupa bibit, pupuk subsidi, dan racun hama kepada petani jahe merah di desa Benteng Malewang yang berpengaruh pada penghematan biaya produksi jahe merah. Dengan meningkatnya produktivitas tanaman jahe merah dan adanya penghematan biaya produksi, dapat disimpulkan bahwa hal tersebut mampu meningkatkan pendapatan petani. Selanjutnya  kelompok tani dapat dikatakan berdaya dalam meningkatkan pendapatan petani melalui peremajaan tanaman jahe merah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adi, D K. 2001. Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Surabaya: Fajar Mulya

Alwi Hasan. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Anwas. 1992. Pengantar Ilmu Pertanian. Jakarta: Rineke Cipta

Anwas. 2014. Pemberdayaan Masyarakat di era global. Bandung: Alfabeta

Aulia Nuansa. 2008. Himpunan peraturan perundang-undang RI Keselamatan & Kesehatan Kerja K3. Bandung

Aziz Muslim. 2009. Metodologi Pengembangan Masyarakat. Yogyakarta. Teras

Giyarto. 2012. Ilmu Pengetahuan Alam. Klaten. Macana Jaya Cemerlang

Hadiutomo, K. 2012. Mekanisasi Pertanian. Bogor. IPB Press

Hakim, Lukman. 2010. Pemberdayaan Masyarakat Sketsa Teori dan Pendekatan. Makassar. Lembaga Perpustakaan dan Penerbitan Unismuh

Hamid, Hendrawati. 2018. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat. Makassar. De La Macca

Handrianto P. 2016. Uji Anti Bakteri Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum) Terhadap Staphyloccocus Aureus dan Escherichia Coli. Jurnal

Hargono. 2013. Pemisahan Gingerol dari Rimpang Jahe Segar Melalui Proses Ekstraksi Secara Batch. Jurnal

Hariadi, Sunarru Samsi. 2011. Dinamika Kelompok Teori dan Aplikasinya untuk Analisis Keberhasilan Kelompok Tani Sebagai Unit Belajar, Kerjasama, Produksi dan Bisnis. Yogyakarta. Sekolah Pascasarjana UGM.

Harnanto. 2019. Dasar Dasar Akuntansi Edisi 2. Yogyakarta. CV Andi

Hatu Rauf. 2010. Pemberdayaan dan Pendampingan Sosial dalam Masyarakat. Jurnal

Hermanto dan Swastika. 2011. Penguatan Kelompok Tani Langkah Awal Peningkatan Kesejahteraan Petani. Analisis Kebijakan pertanian

Ikatan Akuntan Indonesia. 2019. Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (KKPK)

Kartikahadi. 2012. Akuntansi Keuangan berdasarkan SAK berbasis IFRS. Jakarta Selatan. Salemba Empat

Lentera. 2002. Khasiat dan Manfaat Jahe Merah Si Rimpang Ajaib. Jakarta. Agromedia

Martani Dwi dkk, 2016. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta. Salemba Empat

Martani Dwi. 2015. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK Jilid I, Edisi 2. Surabaya. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia

Moloeng, L J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. PT Remaja Rosdakarya

Peraturan Menteri Pertanian, No. 82 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Tani Dan Gabungan Kelompok Tani

Pusat Penyuluhan pertanian. 2012. Materi Penyuluhan Pertanian. Penguatan Kelembagaan Petani Buku I kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. Kementrian Pertanian

Rodjak, Abdul. 2006. Manajemen Usaha Tani. Bandung. Pustaka Gratuna

Sado Hamzah. 1995. Pengembangan Kelompok Tani dan Gapoktan. Gowa. Pusdiklat depnaker

Saryono. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung. PT Alfabeta

Sochib. 2018. Pengantar Akuntansi 1 (pertama). Yogyakarta. Deepublish

Soekartawi. 2011. Ilmu Usaha Tani. Jakarta. Universitas Indonesia

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta

Suharto Edi. 2010. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung. Refika Aditama

Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Yogyakarta. Pustaka Baru Press

Syahyuti. 2007. Kebijakan Pengembangan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sebagai Kelembagaan Ekonomi di Perdesaan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian

Thomas. 2008. Dinamika Kelompok. Universitas Terbuka. Jakarta

Tanjung, H. S., Nay, F. A., & Achmad, I. A. Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Lingkungan Keluarga.

Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani, Pasal 1 Ayat 2

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-11-30

Cara Mengutip

Muhammad Athar Asmas, & Muliadi. (2023). Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Melalui Program Peremajaan Tanaman Jahe Merah. Journal of Education Sciences: Fondation &Amp; Application, 2(2), 139–164. https://doi.org/10.161985/jesfa.v2i2.69

Terbitan

Bagian

Artikel