Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Usaha Pertanian Cabai Di Desa Bialo Kec. Gantarang Kab. Bulukumba
DOI:
https://doi.org/10.56959/jesfa.v5i1.144Kata Kunci:
Peran, Ibu Rumah Tangga, Ketahanan PanganAbstrak
Penelitian ini mengkaji tentang peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai di Desa Bialo Kec. Gantarang Kab. Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai melalui 3 tahap, yaitu membangun kesempatan yang memungkinkan potensi ibu rumah tangga berkembang, berpartisipasi secara aktif, dan meningkatkan kemampuan masyarakat. Dampak usaha pertanian cabai adalah meningkatnya pendapatan dan ketahanan pangan keluarga, meskipun terdapat tantangan seperti fluktuasi harga dan serangan hama. Hasil penelitian disimpulkan bahwa peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai sangat signifikan. Ibu rumah tangga tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga pelaku ekonomi yang mampu memanfaatkan peluang usaha di sektor pertanian. Partisipasi aktif mereka dalam budidaya cabai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan dan ketersediaan pangan keluarga. Usaha pertanian cabai dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di tingkat rumah tangga.
Unduhan
Referensi
Agromedia. (2007). Budidaya Cabai yang Tepat dan Menguntungkan. Jakarta: Agromedia Pustaka. Agromedia. (2008). Panduan Praktis Budidaya Cabai untuk Skala Rumah Tangga. Jakarta: Agromedia
Pustaka.
Arifin, B. (2001). Ekonomi Ketahanan Pangan: Konsep dan Kebijakan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Banowati, E. & Sriyanto. (2013). Geografi Pertanian. Semarang: Penerbit Universitas Negeri Semarang.
Dewan Ketahanan Pangan. (2009). Food Security and Vulnerability Atlas Indonesia 2009. Jakarta: Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan.
Gempur, Santoso. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Prestasi Pustaka. Hakim, R. (2014). Ketahanan Pangan dan Gizi: Kebijakan dan Strategi. Jakarta: Pustaka Media.
Halim Malik. (2011). Pengertian Data, Analisis Data, dan Cara Menganalisis Data Kualitatif. Kompasiana, 11 Februari 2011 diakses dari http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/11/penelitian-kualitatif/ pada tanggal 30 Oktober 2012.
Hayati, Rina. (2020, Juni). Pengertian Pendekatan Penelitian, jenis, dan Contohnya.RetrievedFromhttps://penelitianilmiah.com/pendekatanpenelitian-contoh-dan-penjelesannya/.
Hughes, R. J., & Kapoor, J. R. (2005). Introduction to Business. New York: McGraw-Hill. Ismail Solihin. (2006). Pengantar Bisnis. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Kartono, K. (1992). Psikologi Wanita. Jakarta: Balai Pustaka.
Latang, P. (2010). Peranan Wanita dalam Keluarga. Makassar: Pustaka Timur.
Latipun. (2005). Psikologi Keluarga. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Lestari, S. (2012). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga.
Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Muadz, M., dkk. (2010). Sosiologi Keluarga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Mumtahinnah, A. (2011). Wanita dan Perubahan Sosial. Bandung: Penerbit Cipta Ilmu.
Pemerintah Republik Indonesia. (1996). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan.
Prayumara, A. (2021). Sosiologi dan Peran Sosial. Jakarta: Pustaka Ilmu. Respati, R. (2009). Wanita dan Tantangan Zaman. Surabaya: Media Ilmiah.
Rizky, Awalil. (2009). Usaha Mikro dan Pengembangan Ekonomi Rakyat. Yogyakarta: Pustaka Wacana.
Safa’at, S. (2013). Ketahanan Pangan Global: Tantangan dan Solusi. Bandung: CV Mitra Wacana Media.
Sajogyo, P. (1985). Wanita dalam Pembangunan. Bogor: Pusat Studi Wanita.
Saragih, B. (2000). Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Simbolong, R. (2021). Teori Sosial dan Peranan Individu. Bandung: Penerbit Karya Mandiri. Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2015). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Soekarto, S. (2021). Dasar-Dasar Sosiologi. Yogyakarta: Penerbit Sinar Dunia.
Soemarwoto, Otto. (2001). Ekologi, Lingkungan Hidup, dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan. Sudaryanto, T. & Sinaga, B. M. (2012). Kebijakan dan Strategi Pengembangan Pertanian di Indonesia.
Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.
Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
Undang-Undang No. 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Wibowo, Sigih. (2012). Petunjuk Mandiri Usaha Kecil. Bandung: Penerbit Andi. Widiastuti, J. (2009). Peranan Ibu Rumah Tangga dalam Keluarga. Yogyakarta: Mitra Ilmu. Wiryanta, T. (2002). Teknologi Budidaya Hortikultura. Surakarta: CV Mandiri Jaya.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Journal of Education Sciences: Fondation & Application

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



